|
Masih teringat jelas perjalanan kami dari STTIKOM Insan Unggul saat mengadakan Study Tour ke Bandung pada tanggal 3 maret 2010, dengan obyek tujuan Sariater, Gunung Tangkuban Perahu dan PT Telkom Indonesia dengan di bimbing oleh Ibu Suryati, Bapak Cepi dan Bapak Solihin. Di awali dengan pengarahan singkat oleh pembimbing kami Ibu Suryati, akhirnya kami pun berangkat tepat jam 00.10 walaupun dengan peserta yang tidak begitu banyak. Dalam perjalanan tersebut peristiwa demi peristiwa sungguh sangat memberikan kebahagiaan yang tidak terkira. Suasana penuh keakraban tersebut membuat kami semakin merasa dekat satu sama lain. Dengan bersemangat kami mencatat semua informasi yang kami dapat dari setiap lokasi tujuan study tour tersebut karena itu semua merupakan ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami. Tiba di di Sariater Resort pukul 06.00, kami di ajak untuk menikmati keindahan alam yang sangat berharga dan bermanfaat yaitu mandi di pemandian air panas yang langsung dari lereng gunung Tangkuban parahu. Konon kabarnya pemandian air panas ini bermanfaat untuk refleksi tubuh dan di beberapa tempat tertentu dimanfaatkan untuk penyembuhan penyakit kulit. Benar saja, saat kami menikmati aliran air terjun di Curug Jodo, rasanya segala kepenatan selama perjalanan berangsur sirna dan berganti menjadi energi baru untuk menjalani aktivitas berikutnya. Selanjutnya rombongan berangkat ke Gunung Tangkuban Parahu, di sana kami dapat melihat jelas Gunung tersebut yang menjadi legenda tanah Sunda beserta kawahnya yang eksotik. Beberapa diantara kami memanfaatkan waktu tersebut untuk berburu souvenir cantik untuk sanak family. Dari Tangkuban Parahu kami melanjutkan perjalanan ke gedung PUSDAI, dekat dengan PT. Telkom. Disini kami lakukan ISHOMA sambil mempersiapkan diri untuk kunjungan industri yaitu ke PT. Telekomunikasi Indonesia. Kemudian rombongan pun melanjutkan perjalanannya ke PT Telkom Indonesia, di sana kami pun mendapatkan pelajaran yang sangat bermanfaat walaupun dengan waktu yang begitu singkat. Kami disambut oleh Bapak Muhammad, AVP. Internal Relation, beserta jajarannya. Dalam sambutannya Bapak Muhammad memaparkan tentang transformasi internal di PT. Telkom yang di-trigger oleh perubahan. Beliau juga mengungkapkan keprihatinan beliau atas kepemilikan perusahaan-perusahaan telekomunikasi yang lambat laun makin berkurang merah-putihnya alias dimiliki oleh pihak asing. Sekaligus beliau juga berharap agar generasi muda mampu bersaing dengan tenaga kerja global. Setelah sambutan Bapak Muhammad, kami mendapatkan paparan tentang “penerapan Teknologi Informasi di PT. Telkom” oleh Bapak Taufik Hidayat, Operation Senior Manager dari unit ISDC Regional II Jakarta. Wah… sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami karena Bapak Taufik datang jauh-jauh dari Jakarta untuk sharing ilmunya kepada kami (terima kasih pak). Dalam paparannya Bapak Taufik mengingatkan tentang dunia yang semakin borderless, tanpa batasan. Era free trade market sudah dimulai. Arus tenaga kerja asing makin meluas. Tenaga kerja Indonesia harus siap berkompetisi dan siap bekerja dimanapun, “apalagi cuma dari Cilegon ke Bandung” begitu sindiran beliau yang membuat kami tersenyum. Beliau juga memotivasi kami untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship karena jiwa tersebut sebenarnya ada pada setiap orang tinggal bagaimana mengembangkannya. Beliau mencontohkan beberapa mahasiswa yang kerja praktek di PT. Telkom yang kemudian membuat usaha mandiri dan menjadi mitra PT. Telkom. Semua paparan dari Bapak Taufik merupakan ilmu yang sangat berharga bagi kami. Setelah sesi tanya-jawab, acara dilanjutkan dengan pertukaran souvenir dari PT Telkom dan STTIKOM Insan Unggul. PT. Telkom juga membagikan souvenir kepada mahasiswa yang bertanya dan menyampaikan masukannya untuk PT. Telkom. Sungguh ending yang sangat mengesankan. Tujuan demi tujuan kami lewati. Setelah dari PT telkom Indonesia akhirnya dengan sangat terpaksa rombongan berangkat pulang kembali ke Cilegon. Kenangan Study Tour tersebut hingga saat ini masih teringat dalam benak saya dan dengan penuh pengharapan saya berharap dapat bernostalgia kembali dengan teman-teman seperjuangan saya pada waktu itu. Perjalanan yang singkat ini sangat bermanfaat walaupun dengan peserta yang tidak banyak tetapi perjalanan ini berjalan dengan baik dan lancar. Semoga di acara study tour berikutnya lebih menarik dari yang sekarang dan berjalan dengan baik pula. (by: Rieka) |